candi borobudur

By wahyudihamdani062ip1

Februari 20, 2010

Category: candi borobudur

Leave a Comment »

Magelang – Siapa yang tidak mengenal Candi Borobudur? Candi Borobudur adalah monumen Buddhis yang dibangun dinasti Sailendra. Penguasa kerajaan Mataram abad ke-9 di dataran Kedu, di kaki pegunungan Menoreh.

Terkubur oleh abu letusan Merapi, Candi Borobudur dilupakan, sampai diketemukan oleh Raffles dan di gali kembali oleh Van Erp.

Istimewa
Candi Borobudur .

Sejak terungkap menjadi suatu buku sejarah dari batu yang memberikan informasi sangat rinci tentang kehidupan para bangsawan dan rakyat dan kepercayaan mereka pada zaman itu. Ratusan artikel dan buku bersifat ilmiah dan populer tentang Borobudur telah diterbitkan, dan hingga kini para ilmuwan, budayawan, seniman dan pemerhati Borobudur masih datang dengan teratur untuk mengabadikan pelbagai aspek candi baik dalam tulisan maupun dengan foto dan film.
Candi Borobudur kemudian menjadi obyek wisata yang populer, yang mendatangkan 2,7 juta pengunjung setiap tahun, dan dengan itu, penyumbang devisa yang penting. Tetapi lebih dari ”obyek”, Candi Borobudur adalah Warisan Dunia (World Heritage), dan monumen budaya yang agung, serta monumen spiritual yang masih mengilhami. Akhirnya, Candi Borobudur juga menjadi sasaran penghancuran oleh kelompok fanatik yang pernah mencoba meledakkannya. Lebih beruntung dari monumen Budha di Bamiyan, Afghanistan, Candi Borobudur hanya ”tergores”, kemudian dapat direstorasi.
Di samping bom, hujan dan longsor pernah mengancam keutuhan Candi. Hingga suatu program restorasi besar dilaksanakan pemerintah bersama UNESCO. Candi Borobudur dibangun kembali setelah diberi landasan beton yang kokoh. Sebagai World Heritage, pelbagai pihak, dari Dinas Purbakala, UNESCO, organisasi Budhis, donatur dalam dan luar negeri, bekerja sama untuk memelihara dan melestarikan Borobudur. Jadi siapa pemilik Borobudur?
Tentu yang memilikinya adalah umat manusia, khususnya rakyat Indonesia, termasuk penduduk desa dan Kecamatan Borobudur, pewaris dari para pembangun monumen agung itu. Candi Borobudur bukan hanya satu bangunan, tetapi mahkota dari suatu kawasan yang bagi rakyat Mataram kuno mempunyai arti spiritual yang tinggi.

Tanah Suci
Candi Borobudur bagian dari suatu kompleks, bersama dengan Candi Mendut dan Candi Pawon yang terletak dalam satu garis dengan Candi Borobudur, dan di delapan penjuru angin terletak sejumlah desa yang dari namanya masih dapat diduga berkaitan dengan pembangunan dan pemeliharaan Borobudur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: